Woooaaaa!! Udah berapa lama nih gue menelantarkan blog ini?? Hahaha. Kebiasaan gue nih, pasti nanti di postingan berikutnya gue nanti bilang hal yang sama lagi: udah lama ga posting -_-
Hm baiklah sebagai postingan pertama di tahun 2013 gue mau ngucapin Happy New Year buat semua!! :D Kalo kata para politisi, tahun 2013 ini adalah tahun politik. Yaa sebagaimana kita tahu, bahwa tahun 2014 nanti itu negara kita, Indonesia, akan ada pemilihan Presiden. Pemilu kali ini pasti bakal seru soalnya bakal ada Presiden baru yang memimpin Indonesia. Di tahun 2013 bakal dimanfaatkan untuk meraih perhatian sebanyak-banyaknya. Jadi kalo di tivi, di koran dan media massa lain udah rame dengan kampanye yaa maklum aja hehe.
Oke, kita tinggalkan tahun politik. Tahun 2013 menurut orang-orang juga bisa mempunyai makna masing-masing. Ada yang bersyukur karna ga jadi kiamat *eh* atau yaa macem-macem yang lain lah, gue juga ga paham. Tapi yang pasti buat gue, tahun 2013 itu salah satu tahun terpenting di dalam kehidupan gue. Lebay kah? Hampir huehehe :p
Apa pasal? Ada beberapa hal yang mempengaruhi pernyataan gue di atas. Menurut kalender akademik di kampus gue, tahun 2013 adalah tahun terakhir gue kuliah (amiiiin!! Semoga aja hehe). Tentunya dengan tahun terakhir gue di kampus itu adalah saat dimana gue nanti bakal mulai sibuk buat bikin skripsi de-el-el. Oiya, sebenernya ada 1 hal yang pengen gue ceritain, tapii nanti aja deh hahahaha.
Oke jadi selain tahun terakhir gue di kampus, kedua ortu gue juga masuk masa pensiun di tahun 2013 ini. Jadi kelulusan gue merupakan hal yang cukup penting. Maklum, gue kuliah masih dibiayain sama ortu hehe. Mau ga mau gue mesti ngusahain banget buat lulus tahun ini. Kalo engga, yaa mesti biaya sendiri mungkin. Tapi semoga aja bisa lulus tahun ini deh biar kelar semua haha.
Yaa itu hal-hal penting yang bakal terjadi di tahun 2013 ini. Semoga aja semua berjalan lancar. Dan buat semuanya, jangan pernah sia-siain waktu karna bakal berjalan dengan cepat. Kita ga bakal sadar sudah tertinggal seberapa jauh sampai kita melihat usia kita *ngomong sama kaca*
THE MOST
It tells you everything that is necessary to be told
Selasa, 29 Januari 2013
Senin, 06 Agustus 2012
Unexpected Thing
Ada beberapa hal yang berjalan dengan tidak pernah kita duga sebelumnya.
Sesuatu menjadi demikian karena kita tidak pernah memikirkan hal itu sebelumnya.
Kita terlalu sibuk memikirkan hal lain.
Tidak pernah terlintas di pikiran kita, bahwa hal itu akan terjadi.
Namun hal itu akan menjadi suatu kenyataan, apabila ada sesuatu yang membuat itu menjadi sebuah kenyataan.
Bingung memang memahaminya.
Mungkin hal itu bukan untuk dipahami.
Mungkin hal itu tidak bisa kita pahami.
Hal itu pun akhirnya sekarang menjadi kenyataan.
Kenyataan yang ga bisa kita tolak.
Kenyataan yang ga bisa kita hindarin.
Bagaimanapun, kita harus menerimanya.
Kita harus belajar bagaimana merasakan hal itu ada di dalam kehidupan kita.
Bersyukur bahwa hal itu boleh kita rasakan dan alami.
Mencoba menjalani semuanya dengan bersyukur dan sukacita.
Berharap ini menjadi jalan yang terbaik yang diberikan-Nya kepada kita.
.sieht.
Sesuatu menjadi demikian karena kita tidak pernah memikirkan hal itu sebelumnya.
Kita terlalu sibuk memikirkan hal lain.
Tidak pernah terlintas di pikiran kita, bahwa hal itu akan terjadi.
Namun hal itu akan menjadi suatu kenyataan, apabila ada sesuatu yang membuat itu menjadi sebuah kenyataan.
Bingung memang memahaminya.
Mungkin hal itu bukan untuk dipahami.
Mungkin hal itu tidak bisa kita pahami.
Hal itu pun akhirnya sekarang menjadi kenyataan.
Kenyataan yang ga bisa kita tolak.
Kenyataan yang ga bisa kita hindarin.
Bagaimanapun, kita harus menerimanya.
Kita harus belajar bagaimana merasakan hal itu ada di dalam kehidupan kita.
Bersyukur bahwa hal itu boleh kita rasakan dan alami.
Mencoba menjalani semuanya dengan bersyukur dan sukacita.
Berharap ini menjadi jalan yang terbaik yang diberikan-Nya kepada kita.
.sieht.
Selasa, 12 Juni 2012
Princess of Kingdom
"Suatu kali aku pergi ke suatu tempat yang aku sendiri belum pernah ke situ. Karena belum pernah ke tempat itu aku bingung, ga tau harus ngapain. Aku juga ga tau kenapa bisa sampai ke tempat ini.
Aku berjalan tak tau arah. Sampe akhirnya aku menemukan sebuah rumah. Rumahnya sangat besar seperti istana kerajaan. Ada banyak pintu masuk ke dalam rumah itu. Aku pun melangkahkan kakiku mencoba untuk masuk ke dalam halaman rumah itu. Aku coba lihat sekitar, namun ga ada orang. Lalu aku mulai mendekati salah satu pintu dan pelan2 memegang gagang pintu rumah itu dan membukanya. Aku pun mencoba masuk untuk mencari tau tempat apa ini sebenernya.
Begitu pintu dibuka, aku melihat isi rumah itu. Dan ternyata dugaan ku benar, ternyata rumah ini adalah istana kerajaan. Dari jauh aku bisa melihat raja dan ratu sedang duduk di singgasana mereka. Pakaian mereka sangat indah. Lalu aku mencoba mendekati raja itu. Namun ketika aku mulai mendekati raja, aku dihadang oleh beberapa pengawal raja. Aku mencoba untuk melewatinya namun tidak bisa, mereka terlalu kuat.
Kemudian tiba2 aku mendengar suara keramaian dari luar pintu istana. Para pengawal raja lalu menuju ke pintu untuk melihat apa yang terjadi. Aku pun tertarik untuk melihat juga. Ketika pintu istana dibuka ternyata ada banyak rakyat kerajaan itu yang berkumpul di depan pintu istana. Mereka berteriak, histeris. Aku bingung kenapa mereka melakukan hal itu. Tak lama kemudian raja dan ratu keluar menuju ke arah kerumunan tersebut. Tapi aku melihat raja dan ratu membawa tas yang ukurannya cukup besar. Oh aku mengerti sekarang, raja dan ratu mau pergi tetapi rakyat tidak mau mereka pergi. Aku tidak tau apa alasan mereka pergi.
Di tengah keriuhan itu, tiba2 dibelakang raja aku melihat seorang gadis. Gadis yang sangat cantik. Aku terpana melihat gadis itu. Aku pun bertanya2 dalam hati siapa gerangan gadis cantik itu. Aku mencoba mendekati gadis itu. Tapi aku tidak bisa mendekatinya karena saat itu memang ramai sekali rakyat yang berjubel. Kemudian aku mendengar suara dari keramaian itu yang mengatakan, "jangan pergi putri". Oh aku tau! ternyata gadis itu adalah seorang putri raja. Tapi dia mau pergi kemana? Aku lalu ikut menahan kepergian keluarga kerajaan itu. Aku berteriak, mendorong2, untuk mencegah mereka pergi. Hanya ada satu hal yang ada dipikiranku: mendekati putri raja untuk mengenalnya lebih dekat. Di tengah usahaku untuk menahan kepergian keluarga kerajaan, tiba2 salah satu orang dari kerumunan itu memanggilku dan memberikan aku selembar kertas. Kemudian kulihat kertas itu dan tercantum nama seorang gadis. Aku berpikir itu pasti milik sang putri. Dan ternyata itu adalah tiket untuk meninggalkan kerajaan. Tanpa tiket itu, sang putri tidak bisa meninggalkan kerajaan.
Aku lalu melambai2kan kertas itu untuk menunjukkan kepada sang putri bahwa tiketnya ada di tanganku. Lalu aku pun diperbolehkan para pengawal untuk mendekati sang putri. Lalu sang putri mengajakku untuk masuk kembali ke dalam istana. Dia mengajakku untuk melihat isi istana, dia membawaku berkeliling istana. Aku benar2 takjub melihat kemegahan istana itu dari berbagai sudut. Sangat indah. Kemudian sang putri mengajakku ke kamarnya. Awalnya aku menolak, namun sang putri tetap memaksa ku. Aku akhirnya mengikuti ajakan sang putri. Kami pun tiba di dalam kamarnya. Tapi aku merasa takut karena aku sempat melihat ada pelayan istana didekat kamarnya. Aku takut diusir karena ada orang asing yang masuk ke kamar sang putri.
Di dalam kamar, sang putri menunjukkan isi kamar, yang menurutku sangat bagus. Kemudian sang putri mengajakku berkenalan. Agak aneh memang, kami berkenalan setelah berkeliling istana cukup lama. Akhirnya kami saling mengobrol dan menurutku sang putri benar2 orang yang sangat menarik. Aku suka sama sang putri. Dia mengajakku berfoto bersama, dia juga memberikan aku tanda tangan nya. Aku berpikir ini seperti khayalan, tapi ternyata ini benar. Aku seorang yang biasa, seorang asing, tetapi bisa mengenal dan dekat dengan sang putri. Aku merasa sangat beruntung bisa merasakan hal ini.
Di tengah kegembiraan yang aku rasakan, tiba2 seorang pelayan kerajaan masuk ke dalam kamar sang putri dan mendapati aku di dalam kamar itu. Pelayan itu terlihat marah mengetahui keberadaan aku disitu. Aku mencoba menjelaskan apa yang terjadi, tetapi dia tidak mau tau dan mengusir aku keluar dari kamar. Kemudian pelayan itu memanggil pengawal untuk mengusir aku dari istana. Aku pun keluar dari istana
dan akhirnya aku kehilangan momen membahagiakan bersama sang putri. Aku tidak tau apakah bisa kembali menemui sang putri atau tidak."
*random*235*
Aku berjalan tak tau arah. Sampe akhirnya aku menemukan sebuah rumah. Rumahnya sangat besar seperti istana kerajaan. Ada banyak pintu masuk ke dalam rumah itu. Aku pun melangkahkan kakiku mencoba untuk masuk ke dalam halaman rumah itu. Aku coba lihat sekitar, namun ga ada orang. Lalu aku mulai mendekati salah satu pintu dan pelan2 memegang gagang pintu rumah itu dan membukanya. Aku pun mencoba masuk untuk mencari tau tempat apa ini sebenernya.
Begitu pintu dibuka, aku melihat isi rumah itu. Dan ternyata dugaan ku benar, ternyata rumah ini adalah istana kerajaan. Dari jauh aku bisa melihat raja dan ratu sedang duduk di singgasana mereka. Pakaian mereka sangat indah. Lalu aku mencoba mendekati raja itu. Namun ketika aku mulai mendekati raja, aku dihadang oleh beberapa pengawal raja. Aku mencoba untuk melewatinya namun tidak bisa, mereka terlalu kuat.
Kemudian tiba2 aku mendengar suara keramaian dari luar pintu istana. Para pengawal raja lalu menuju ke pintu untuk melihat apa yang terjadi. Aku pun tertarik untuk melihat juga. Ketika pintu istana dibuka ternyata ada banyak rakyat kerajaan itu yang berkumpul di depan pintu istana. Mereka berteriak, histeris. Aku bingung kenapa mereka melakukan hal itu. Tak lama kemudian raja dan ratu keluar menuju ke arah kerumunan tersebut. Tapi aku melihat raja dan ratu membawa tas yang ukurannya cukup besar. Oh aku mengerti sekarang, raja dan ratu mau pergi tetapi rakyat tidak mau mereka pergi. Aku tidak tau apa alasan mereka pergi.
Di tengah keriuhan itu, tiba2 dibelakang raja aku melihat seorang gadis. Gadis yang sangat cantik. Aku terpana melihat gadis itu. Aku pun bertanya2 dalam hati siapa gerangan gadis cantik itu. Aku mencoba mendekati gadis itu. Tapi aku tidak bisa mendekatinya karena saat itu memang ramai sekali rakyat yang berjubel. Kemudian aku mendengar suara dari keramaian itu yang mengatakan, "jangan pergi putri". Oh aku tau! ternyata gadis itu adalah seorang putri raja. Tapi dia mau pergi kemana? Aku lalu ikut menahan kepergian keluarga kerajaan itu. Aku berteriak, mendorong2, untuk mencegah mereka pergi. Hanya ada satu hal yang ada dipikiranku: mendekati putri raja untuk mengenalnya lebih dekat. Di tengah usahaku untuk menahan kepergian keluarga kerajaan, tiba2 salah satu orang dari kerumunan itu memanggilku dan memberikan aku selembar kertas. Kemudian kulihat kertas itu dan tercantum nama seorang gadis. Aku berpikir itu pasti milik sang putri. Dan ternyata itu adalah tiket untuk meninggalkan kerajaan. Tanpa tiket itu, sang putri tidak bisa meninggalkan kerajaan.
Aku lalu melambai2kan kertas itu untuk menunjukkan kepada sang putri bahwa tiketnya ada di tanganku. Lalu aku pun diperbolehkan para pengawal untuk mendekati sang putri. Lalu sang putri mengajakku untuk masuk kembali ke dalam istana. Dia mengajakku untuk melihat isi istana, dia membawaku berkeliling istana. Aku benar2 takjub melihat kemegahan istana itu dari berbagai sudut. Sangat indah. Kemudian sang putri mengajakku ke kamarnya. Awalnya aku menolak, namun sang putri tetap memaksa ku. Aku akhirnya mengikuti ajakan sang putri. Kami pun tiba di dalam kamarnya. Tapi aku merasa takut karena aku sempat melihat ada pelayan istana didekat kamarnya. Aku takut diusir karena ada orang asing yang masuk ke kamar sang putri.
Di dalam kamar, sang putri menunjukkan isi kamar, yang menurutku sangat bagus. Kemudian sang putri mengajakku berkenalan. Agak aneh memang, kami berkenalan setelah berkeliling istana cukup lama. Akhirnya kami saling mengobrol dan menurutku sang putri benar2 orang yang sangat menarik. Aku suka sama sang putri. Dia mengajakku berfoto bersama, dia juga memberikan aku tanda tangan nya. Aku berpikir ini seperti khayalan, tapi ternyata ini benar. Aku seorang yang biasa, seorang asing, tetapi bisa mengenal dan dekat dengan sang putri. Aku merasa sangat beruntung bisa merasakan hal ini.
Di tengah kegembiraan yang aku rasakan, tiba2 seorang pelayan kerajaan masuk ke dalam kamar sang putri dan mendapati aku di dalam kamar itu. Pelayan itu terlihat marah mengetahui keberadaan aku disitu. Aku mencoba menjelaskan apa yang terjadi, tetapi dia tidak mau tau dan mengusir aku keluar dari kamar. Kemudian pelayan itu memanggil pengawal untuk mengusir aku dari istana. Aku pun keluar dari istana
dan akhirnya aku kehilangan momen membahagiakan bersama sang putri. Aku tidak tau apakah bisa kembali menemui sang putri atau tidak."
*random*235*
Minggu, 22 April 2012
Bullshit
Ga akan ada yang bisa mastiin seseorang akan begini, akan begitu. Ga akan ada yang tau pikiran dan perasaan seseorang. Ga akan ada yang bisa tau kehidupan seseorang besok, bulan depan, tahun depan, 5 tahun, 10 tahun, bahkan 100 tahun ke depan. Ga akan ada yang pernah tau isi hati seseorang.
Apa yang kamu pikir, belum tentu orang lain mikir yang sama juga.
Apa yang kamu harepin, belum tentu orang lain mengharapkan yang sama juga.
Apa yang kamu mau, belum tentu orang lain menginginkan hal serupa.
Pikiran, perkataan, dan perbuatan seseorang sama sekali ga bisa ditebak. Jika pikiran bilang A, belum tentu perkataan dan perbuatan bilang A juga. Jika perkataan bilang B, belum tentu pikiran dan perbuatan bilang B juga. Dan seterusnya. Atau kalo pun pikiran bilang A, perkataan dan perbuatan bilang A juga, kita ga pernah tau akan sampai kapan pikiran, perkataan, dan perbuatan akan mengatakan secara kompak, yaitu A. Mungkin itu bisa bertahan 100 tahun, 10 tahun, 5 tahun, 1 tahun,1 bulan, 1 hari, atau bahkan 1 detik!
Ga ada yang bisa menjamin seseorang akan secara konsisten mengatakan A di pikiran, perkataan, dan perbuatannya. Seperti halnya waktu yang terus berjalan. Ga akan ada yang bisa membuatnya tetap berada pada waktu yang sama secara terus-menerus. Kalo pagi, pagi terus. Kalo siang, siang terus. Dan seterusnya. Manusia pun begitu, akan berubah seiring waktu yang terus berubah. Jadi, hal yang wajar kalo pikiran, perkataan, dan perbuatan berubah. Karena esensinya manusia akan terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Dan ga ada satu pun di dunia ini yang bisa menahan perubahan itu, kecuali Tuhan.
Apa yang kamu pikir, belum tentu orang lain mikir yang sama juga.
Apa yang kamu harepin, belum tentu orang lain mengharapkan yang sama juga.
Apa yang kamu mau, belum tentu orang lain menginginkan hal serupa.
Pikiran, perkataan, dan perbuatan seseorang sama sekali ga bisa ditebak. Jika pikiran bilang A, belum tentu perkataan dan perbuatan bilang A juga. Jika perkataan bilang B, belum tentu pikiran dan perbuatan bilang B juga. Dan seterusnya. Atau kalo pun pikiran bilang A, perkataan dan perbuatan bilang A juga, kita ga pernah tau akan sampai kapan pikiran, perkataan, dan perbuatan akan mengatakan secara kompak, yaitu A. Mungkin itu bisa bertahan 100 tahun, 10 tahun, 5 tahun, 1 tahun,1 bulan, 1 hari, atau bahkan 1 detik!
Ga ada yang bisa menjamin seseorang akan secara konsisten mengatakan A di pikiran, perkataan, dan perbuatannya. Seperti halnya waktu yang terus berjalan. Ga akan ada yang bisa membuatnya tetap berada pada waktu yang sama secara terus-menerus. Kalo pagi, pagi terus. Kalo siang, siang terus. Dan seterusnya. Manusia pun begitu, akan berubah seiring waktu yang terus berubah. Jadi, hal yang wajar kalo pikiran, perkataan, dan perbuatan berubah. Karena esensinya manusia akan terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Dan ga ada satu pun di dunia ini yang bisa menahan perubahan itu, kecuali Tuhan.
Sabtu, 21 April 2012
Dilema
Jujur gue sekarang lagi dalam kondisi dilema banget, terjepit, ga tau harus ngapain, aaaahhh gue bingung banget!! Kalo boleh dibilang gue ada diantara 2 pihak yang dimana dua2nya gue sangat menghormatinya. Dua pihak yang selama ini bersatu, tapi karena ada 1 hal yang membuat 2 pihak ini seakan bertolak belakang, seakan punya jalan masing2, pikiran masing2.
Nah gue ga tau harus pilih siapa, gue ga tau mana yang bener. Gue ga mau jadi bikin kesel siapapun. Gue ga mau ngecewain siapapun. Gue ga mau bikin marah siapapun. Gue cuma bisa minta maaf. Ini bukan kemauan gue. Gue cuma berusaha menyenangkan pihak2 yang ada. Bukan maksud gue buat memihak salah 1 pihak, gue sama sekali ga ada maksud. Gue peduli sama kedua pihak ini. Gue cuma ga mau bikin mereka kecewa.
Dan hal ini berakibat sama hubungan gue yang mulai kendor sama salah 1 pihak. Jujur gue ga mau kaya gini, gue ga pengen ini terjadi kaya gini di kehidupan gue. Semoga Tuhan nunjukin jalanNya yang bener2 'sehat', bener2 'lurus'.
Nah gue ga tau harus pilih siapa, gue ga tau mana yang bener. Gue ga mau jadi bikin kesel siapapun. Gue ga mau ngecewain siapapun. Gue ga mau bikin marah siapapun. Gue cuma bisa minta maaf. Ini bukan kemauan gue. Gue cuma berusaha menyenangkan pihak2 yang ada. Bukan maksud gue buat memihak salah 1 pihak, gue sama sekali ga ada maksud. Gue peduli sama kedua pihak ini. Gue cuma ga mau bikin mereka kecewa.
Dan hal ini berakibat sama hubungan gue yang mulai kendor sama salah 1 pihak. Jujur gue ga mau kaya gini, gue ga pengen ini terjadi kaya gini di kehidupan gue. Semoga Tuhan nunjukin jalanNya yang bener2 'sehat', bener2 'lurus'.
Langganan:
Postingan (Atom)