Ada beberapa hal yang berjalan dengan tidak pernah kita duga sebelumnya.
Sesuatu menjadi demikian karena kita tidak pernah memikirkan hal itu sebelumnya.
Kita terlalu sibuk memikirkan hal lain.
Tidak pernah terlintas di pikiran kita, bahwa hal itu akan terjadi.
Namun hal itu akan menjadi suatu kenyataan, apabila ada sesuatu yang membuat itu menjadi sebuah kenyataan.
Bingung memang memahaminya.
Mungkin hal itu bukan untuk dipahami.
Mungkin hal itu tidak bisa kita pahami.
Hal itu pun akhirnya sekarang menjadi kenyataan.
Kenyataan yang ga bisa kita tolak.
Kenyataan yang ga bisa kita hindarin.
Bagaimanapun, kita harus menerimanya.
Kita harus belajar bagaimana merasakan hal itu ada di dalam kehidupan kita.
Bersyukur bahwa hal itu boleh kita rasakan dan alami.
Mencoba menjalani semuanya dengan bersyukur dan sukacita.
Berharap ini menjadi jalan yang terbaik yang diberikan-Nya kepada kita.
.sieht.
Senin, 06 Agustus 2012
Selasa, 12 Juni 2012
Princess of Kingdom
"Suatu kali aku pergi ke suatu tempat yang aku sendiri belum pernah ke situ. Karena belum pernah ke tempat itu aku bingung, ga tau harus ngapain. Aku juga ga tau kenapa bisa sampai ke tempat ini.
Aku berjalan tak tau arah. Sampe akhirnya aku menemukan sebuah rumah. Rumahnya sangat besar seperti istana kerajaan. Ada banyak pintu masuk ke dalam rumah itu. Aku pun melangkahkan kakiku mencoba untuk masuk ke dalam halaman rumah itu. Aku coba lihat sekitar, namun ga ada orang. Lalu aku mulai mendekati salah satu pintu dan pelan2 memegang gagang pintu rumah itu dan membukanya. Aku pun mencoba masuk untuk mencari tau tempat apa ini sebenernya.
Begitu pintu dibuka, aku melihat isi rumah itu. Dan ternyata dugaan ku benar, ternyata rumah ini adalah istana kerajaan. Dari jauh aku bisa melihat raja dan ratu sedang duduk di singgasana mereka. Pakaian mereka sangat indah. Lalu aku mencoba mendekati raja itu. Namun ketika aku mulai mendekati raja, aku dihadang oleh beberapa pengawal raja. Aku mencoba untuk melewatinya namun tidak bisa, mereka terlalu kuat.
Kemudian tiba2 aku mendengar suara keramaian dari luar pintu istana. Para pengawal raja lalu menuju ke pintu untuk melihat apa yang terjadi. Aku pun tertarik untuk melihat juga. Ketika pintu istana dibuka ternyata ada banyak rakyat kerajaan itu yang berkumpul di depan pintu istana. Mereka berteriak, histeris. Aku bingung kenapa mereka melakukan hal itu. Tak lama kemudian raja dan ratu keluar menuju ke arah kerumunan tersebut. Tapi aku melihat raja dan ratu membawa tas yang ukurannya cukup besar. Oh aku mengerti sekarang, raja dan ratu mau pergi tetapi rakyat tidak mau mereka pergi. Aku tidak tau apa alasan mereka pergi.
Di tengah keriuhan itu, tiba2 dibelakang raja aku melihat seorang gadis. Gadis yang sangat cantik. Aku terpana melihat gadis itu. Aku pun bertanya2 dalam hati siapa gerangan gadis cantik itu. Aku mencoba mendekati gadis itu. Tapi aku tidak bisa mendekatinya karena saat itu memang ramai sekali rakyat yang berjubel. Kemudian aku mendengar suara dari keramaian itu yang mengatakan, "jangan pergi putri". Oh aku tau! ternyata gadis itu adalah seorang putri raja. Tapi dia mau pergi kemana? Aku lalu ikut menahan kepergian keluarga kerajaan itu. Aku berteriak, mendorong2, untuk mencegah mereka pergi. Hanya ada satu hal yang ada dipikiranku: mendekati putri raja untuk mengenalnya lebih dekat. Di tengah usahaku untuk menahan kepergian keluarga kerajaan, tiba2 salah satu orang dari kerumunan itu memanggilku dan memberikan aku selembar kertas. Kemudian kulihat kertas itu dan tercantum nama seorang gadis. Aku berpikir itu pasti milik sang putri. Dan ternyata itu adalah tiket untuk meninggalkan kerajaan. Tanpa tiket itu, sang putri tidak bisa meninggalkan kerajaan.
Aku lalu melambai2kan kertas itu untuk menunjukkan kepada sang putri bahwa tiketnya ada di tanganku. Lalu aku pun diperbolehkan para pengawal untuk mendekati sang putri. Lalu sang putri mengajakku untuk masuk kembali ke dalam istana. Dia mengajakku untuk melihat isi istana, dia membawaku berkeliling istana. Aku benar2 takjub melihat kemegahan istana itu dari berbagai sudut. Sangat indah. Kemudian sang putri mengajakku ke kamarnya. Awalnya aku menolak, namun sang putri tetap memaksa ku. Aku akhirnya mengikuti ajakan sang putri. Kami pun tiba di dalam kamarnya. Tapi aku merasa takut karena aku sempat melihat ada pelayan istana didekat kamarnya. Aku takut diusir karena ada orang asing yang masuk ke kamar sang putri.
Di dalam kamar, sang putri menunjukkan isi kamar, yang menurutku sangat bagus. Kemudian sang putri mengajakku berkenalan. Agak aneh memang, kami berkenalan setelah berkeliling istana cukup lama. Akhirnya kami saling mengobrol dan menurutku sang putri benar2 orang yang sangat menarik. Aku suka sama sang putri. Dia mengajakku berfoto bersama, dia juga memberikan aku tanda tangan nya. Aku berpikir ini seperti khayalan, tapi ternyata ini benar. Aku seorang yang biasa, seorang asing, tetapi bisa mengenal dan dekat dengan sang putri. Aku merasa sangat beruntung bisa merasakan hal ini.
Di tengah kegembiraan yang aku rasakan, tiba2 seorang pelayan kerajaan masuk ke dalam kamar sang putri dan mendapati aku di dalam kamar itu. Pelayan itu terlihat marah mengetahui keberadaan aku disitu. Aku mencoba menjelaskan apa yang terjadi, tetapi dia tidak mau tau dan mengusir aku keluar dari kamar. Kemudian pelayan itu memanggil pengawal untuk mengusir aku dari istana. Aku pun keluar dari istana
dan akhirnya aku kehilangan momen membahagiakan bersama sang putri. Aku tidak tau apakah bisa kembali menemui sang putri atau tidak."
*random*235*
Aku berjalan tak tau arah. Sampe akhirnya aku menemukan sebuah rumah. Rumahnya sangat besar seperti istana kerajaan. Ada banyak pintu masuk ke dalam rumah itu. Aku pun melangkahkan kakiku mencoba untuk masuk ke dalam halaman rumah itu. Aku coba lihat sekitar, namun ga ada orang. Lalu aku mulai mendekati salah satu pintu dan pelan2 memegang gagang pintu rumah itu dan membukanya. Aku pun mencoba masuk untuk mencari tau tempat apa ini sebenernya.
Begitu pintu dibuka, aku melihat isi rumah itu. Dan ternyata dugaan ku benar, ternyata rumah ini adalah istana kerajaan. Dari jauh aku bisa melihat raja dan ratu sedang duduk di singgasana mereka. Pakaian mereka sangat indah. Lalu aku mencoba mendekati raja itu. Namun ketika aku mulai mendekati raja, aku dihadang oleh beberapa pengawal raja. Aku mencoba untuk melewatinya namun tidak bisa, mereka terlalu kuat.
Kemudian tiba2 aku mendengar suara keramaian dari luar pintu istana. Para pengawal raja lalu menuju ke pintu untuk melihat apa yang terjadi. Aku pun tertarik untuk melihat juga. Ketika pintu istana dibuka ternyata ada banyak rakyat kerajaan itu yang berkumpul di depan pintu istana. Mereka berteriak, histeris. Aku bingung kenapa mereka melakukan hal itu. Tak lama kemudian raja dan ratu keluar menuju ke arah kerumunan tersebut. Tapi aku melihat raja dan ratu membawa tas yang ukurannya cukup besar. Oh aku mengerti sekarang, raja dan ratu mau pergi tetapi rakyat tidak mau mereka pergi. Aku tidak tau apa alasan mereka pergi.
Di tengah keriuhan itu, tiba2 dibelakang raja aku melihat seorang gadis. Gadis yang sangat cantik. Aku terpana melihat gadis itu. Aku pun bertanya2 dalam hati siapa gerangan gadis cantik itu. Aku mencoba mendekati gadis itu. Tapi aku tidak bisa mendekatinya karena saat itu memang ramai sekali rakyat yang berjubel. Kemudian aku mendengar suara dari keramaian itu yang mengatakan, "jangan pergi putri". Oh aku tau! ternyata gadis itu adalah seorang putri raja. Tapi dia mau pergi kemana? Aku lalu ikut menahan kepergian keluarga kerajaan itu. Aku berteriak, mendorong2, untuk mencegah mereka pergi. Hanya ada satu hal yang ada dipikiranku: mendekati putri raja untuk mengenalnya lebih dekat. Di tengah usahaku untuk menahan kepergian keluarga kerajaan, tiba2 salah satu orang dari kerumunan itu memanggilku dan memberikan aku selembar kertas. Kemudian kulihat kertas itu dan tercantum nama seorang gadis. Aku berpikir itu pasti milik sang putri. Dan ternyata itu adalah tiket untuk meninggalkan kerajaan. Tanpa tiket itu, sang putri tidak bisa meninggalkan kerajaan.
Aku lalu melambai2kan kertas itu untuk menunjukkan kepada sang putri bahwa tiketnya ada di tanganku. Lalu aku pun diperbolehkan para pengawal untuk mendekati sang putri. Lalu sang putri mengajakku untuk masuk kembali ke dalam istana. Dia mengajakku untuk melihat isi istana, dia membawaku berkeliling istana. Aku benar2 takjub melihat kemegahan istana itu dari berbagai sudut. Sangat indah. Kemudian sang putri mengajakku ke kamarnya. Awalnya aku menolak, namun sang putri tetap memaksa ku. Aku akhirnya mengikuti ajakan sang putri. Kami pun tiba di dalam kamarnya. Tapi aku merasa takut karena aku sempat melihat ada pelayan istana didekat kamarnya. Aku takut diusir karena ada orang asing yang masuk ke kamar sang putri.
Di dalam kamar, sang putri menunjukkan isi kamar, yang menurutku sangat bagus. Kemudian sang putri mengajakku berkenalan. Agak aneh memang, kami berkenalan setelah berkeliling istana cukup lama. Akhirnya kami saling mengobrol dan menurutku sang putri benar2 orang yang sangat menarik. Aku suka sama sang putri. Dia mengajakku berfoto bersama, dia juga memberikan aku tanda tangan nya. Aku berpikir ini seperti khayalan, tapi ternyata ini benar. Aku seorang yang biasa, seorang asing, tetapi bisa mengenal dan dekat dengan sang putri. Aku merasa sangat beruntung bisa merasakan hal ini.
Di tengah kegembiraan yang aku rasakan, tiba2 seorang pelayan kerajaan masuk ke dalam kamar sang putri dan mendapati aku di dalam kamar itu. Pelayan itu terlihat marah mengetahui keberadaan aku disitu. Aku mencoba menjelaskan apa yang terjadi, tetapi dia tidak mau tau dan mengusir aku keluar dari kamar. Kemudian pelayan itu memanggil pengawal untuk mengusir aku dari istana. Aku pun keluar dari istana
dan akhirnya aku kehilangan momen membahagiakan bersama sang putri. Aku tidak tau apakah bisa kembali menemui sang putri atau tidak."
*random*235*
Minggu, 22 April 2012
Bullshit
Ga akan ada yang bisa mastiin seseorang akan begini, akan begitu. Ga akan ada yang tau pikiran dan perasaan seseorang. Ga akan ada yang bisa tau kehidupan seseorang besok, bulan depan, tahun depan, 5 tahun, 10 tahun, bahkan 100 tahun ke depan. Ga akan ada yang pernah tau isi hati seseorang.
Apa yang kamu pikir, belum tentu orang lain mikir yang sama juga.
Apa yang kamu harepin, belum tentu orang lain mengharapkan yang sama juga.
Apa yang kamu mau, belum tentu orang lain menginginkan hal serupa.
Pikiran, perkataan, dan perbuatan seseorang sama sekali ga bisa ditebak. Jika pikiran bilang A, belum tentu perkataan dan perbuatan bilang A juga. Jika perkataan bilang B, belum tentu pikiran dan perbuatan bilang B juga. Dan seterusnya. Atau kalo pun pikiran bilang A, perkataan dan perbuatan bilang A juga, kita ga pernah tau akan sampai kapan pikiran, perkataan, dan perbuatan akan mengatakan secara kompak, yaitu A. Mungkin itu bisa bertahan 100 tahun, 10 tahun, 5 tahun, 1 tahun,1 bulan, 1 hari, atau bahkan 1 detik!
Ga ada yang bisa menjamin seseorang akan secara konsisten mengatakan A di pikiran, perkataan, dan perbuatannya. Seperti halnya waktu yang terus berjalan. Ga akan ada yang bisa membuatnya tetap berada pada waktu yang sama secara terus-menerus. Kalo pagi, pagi terus. Kalo siang, siang terus. Dan seterusnya. Manusia pun begitu, akan berubah seiring waktu yang terus berubah. Jadi, hal yang wajar kalo pikiran, perkataan, dan perbuatan berubah. Karena esensinya manusia akan terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Dan ga ada satu pun di dunia ini yang bisa menahan perubahan itu, kecuali Tuhan.
Apa yang kamu pikir, belum tentu orang lain mikir yang sama juga.
Apa yang kamu harepin, belum tentu orang lain mengharapkan yang sama juga.
Apa yang kamu mau, belum tentu orang lain menginginkan hal serupa.
Pikiran, perkataan, dan perbuatan seseorang sama sekali ga bisa ditebak. Jika pikiran bilang A, belum tentu perkataan dan perbuatan bilang A juga. Jika perkataan bilang B, belum tentu pikiran dan perbuatan bilang B juga. Dan seterusnya. Atau kalo pun pikiran bilang A, perkataan dan perbuatan bilang A juga, kita ga pernah tau akan sampai kapan pikiran, perkataan, dan perbuatan akan mengatakan secara kompak, yaitu A. Mungkin itu bisa bertahan 100 tahun, 10 tahun, 5 tahun, 1 tahun,1 bulan, 1 hari, atau bahkan 1 detik!
Ga ada yang bisa menjamin seseorang akan secara konsisten mengatakan A di pikiran, perkataan, dan perbuatannya. Seperti halnya waktu yang terus berjalan. Ga akan ada yang bisa membuatnya tetap berada pada waktu yang sama secara terus-menerus. Kalo pagi, pagi terus. Kalo siang, siang terus. Dan seterusnya. Manusia pun begitu, akan berubah seiring waktu yang terus berubah. Jadi, hal yang wajar kalo pikiran, perkataan, dan perbuatan berubah. Karena esensinya manusia akan terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Dan ga ada satu pun di dunia ini yang bisa menahan perubahan itu, kecuali Tuhan.
Sabtu, 21 April 2012
Dilema
Jujur gue sekarang lagi dalam kondisi dilema banget, terjepit, ga tau harus ngapain, aaaahhh gue bingung banget!! Kalo boleh dibilang gue ada diantara 2 pihak yang dimana dua2nya gue sangat menghormatinya. Dua pihak yang selama ini bersatu, tapi karena ada 1 hal yang membuat 2 pihak ini seakan bertolak belakang, seakan punya jalan masing2, pikiran masing2.
Nah gue ga tau harus pilih siapa, gue ga tau mana yang bener. Gue ga mau jadi bikin kesel siapapun. Gue ga mau ngecewain siapapun. Gue ga mau bikin marah siapapun. Gue cuma bisa minta maaf. Ini bukan kemauan gue. Gue cuma berusaha menyenangkan pihak2 yang ada. Bukan maksud gue buat memihak salah 1 pihak, gue sama sekali ga ada maksud. Gue peduli sama kedua pihak ini. Gue cuma ga mau bikin mereka kecewa.
Dan hal ini berakibat sama hubungan gue yang mulai kendor sama salah 1 pihak. Jujur gue ga mau kaya gini, gue ga pengen ini terjadi kaya gini di kehidupan gue. Semoga Tuhan nunjukin jalanNya yang bener2 'sehat', bener2 'lurus'.
Nah gue ga tau harus pilih siapa, gue ga tau mana yang bener. Gue ga mau jadi bikin kesel siapapun. Gue ga mau ngecewain siapapun. Gue ga mau bikin marah siapapun. Gue cuma bisa minta maaf. Ini bukan kemauan gue. Gue cuma berusaha menyenangkan pihak2 yang ada. Bukan maksud gue buat memihak salah 1 pihak, gue sama sekali ga ada maksud. Gue peduli sama kedua pihak ini. Gue cuma ga mau bikin mereka kecewa.
Dan hal ini berakibat sama hubungan gue yang mulai kendor sama salah 1 pihak. Jujur gue ga mau kaya gini, gue ga pengen ini terjadi kaya gini di kehidupan gue. Semoga Tuhan nunjukin jalanNya yang bener2 'sehat', bener2 'lurus'.
Rabu, 04 April 2012
Single Fighter
Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari senin, gue ngalamin sebuah kejadian yang cukup membuat gue merasa...deg2an. Apa pasal? Ada beberapa hal yang menjadi alasannya.
Pertama, gue masuk kuliah. Eh...bukan deh, itu mah udah biasa. Jadi yang ga biasa adalah yang gue lakuin pas kuliah. Hmm...ya actually i have a presentation! Kayanya agak aneh ya kenapa sebuah presentasi bisa membuat gue deg2an. Padahal buat mahasiswa lain mah, presentasi udah biasa buat mereka, sangat biasa malahan. Dan gue malah ngerasa deg2an ckck. Yaa maklum lah selama ini gue bukan sebuah motor yang mampu menggerakkan kinerja mesin. Yang biasa gue lakuin itu hanya lah menjadi knalpot, yang kadangkala membuat orang lain yang ada di belakang ngomel2 akibat knalpot yang ngebul itu. Mungkin karna ga pernah di uji emisi kali yaa ahaha.
Pas pertama kali disusun jadwal presentasi gue kebagian kelompok sama dea. Kita dapet urutan maju ke-8, alias chapter 8. Itu pun gue udah bersyukur bisa dapet kelompok dan dapet giliran maju. Biasanya mah mana ada yang mau sekelompok sama gue ahaha #ngenes.
Pas abis dapet kelompok, gue sama dea langsung makan...eh bukan, gue sama dea langsung nyatet jadwal maju nya kapan hehe. Trus abis itu janjian mau nyusun bahan2 buat presentasi. Sebenernya sih masih lama majunya, tapi ini cuma sekedar formalitas aja, soalnya nyusun bahan presentasi juga seminggu sebelum maju huahahaha.
Akhirnya kelompok 1 maju, 2...3...4...5...6...7...dan 8! Tiba saatnya buat kelompok gue maju haha. Gue sama dea mulai nyusun bahan presentasi, ngeprint segala macem. Akhirnya...kelar juga bahannya hehe. Nah pas hari senin pagi, pas gue bangun gue tiba2 keinget sama laptop. Maksudnya mau pake laptop punya siapa, soalnya kalo laptop gue entah kenapa ga mau muncul pas ditampilin di lcd. Dan ternyata si dea punya pikiran yang sama kaya gue. Dia nanyain tentang laptop juga. Setelah didiskusiin akhirnya diputuskan bahwa dea yang bawa laptopnya haha. Oke gue udah agak tenang.
Entah kenapa gue hari itu pengen banget dateng agak pagian walaupun mulai kelas itu jam 11. Gue udah sampe kampus tuh jam setengah 10 haha. Suatu hal yang cukup jarang terjadi kalo gue dateng kekampus lebih cepat satu setengah jam! Applaus dulu dong buat gue ahaha *prokprokprok :D
Eiya gue baru inget kenapa gue dateng lebih awal. Jadi ternyata gue hari itu, jam 11 itu, gue ada UTS!! Iya, UTS. Tapi untungnya gue udah sempet belajar sedikit pas malemnya huehehe. Dengan waktu yang masih panjang itu, gue manfaatkan buat belajar haha (sok rajin).
Sesaat sebelum UTS berlangsung, gue dapet kabar yang ga enak. Salah satu partner presentasi gue hari itu, si dea, eh...emang cuma satu deng hehe, gue dapet kabar kalo dia kecelakaan!!! Katanya kecelakaan motor gitu. Jadi motor yang ditumpangin dia sama temennya itu ditabrak dari belakang sama mobil. Dia sama temennya jatoh dan lecet2, memar, lebam, gitu2 lah. Otomatis gue langsung panik ya kan. Gue panik karna 2 hal, pertama karna dia kecelakaan. Dan gue waktu itu ga tau gimana kondisinya. Gue sempet mikir mau langsung besuk dia di rumah sakit (agak lebay juga sih), tapi gue mengurungkan niat itu hehe. Dan yang kedua, gue mikirin gimana gue nanti presentasi kalo dea ga ada huhuhu.
Singkat cerita gue berhasil melewati UTS dengan...yaa gitu deh haha. Gue rada ga konsen juga sih karna mikirin gimana nasib gue nanti pas presentasi. Beberapa temen gue nanyain nanti gue maju presentasi sama siapa. Lah gue mikir dalam hati, yaa karna dea ga ada, udah pasti gue maju sendirian laaahh ckck. Gue jadi bingung sendiri sama pertanyaan yang diajukan temen gue *garukpala.
Yaa sambil nunggu gue masuk kelas buat presentasi itu (jadwal kelasnya siang), gue bukannya belajar buat nyiapin bahan, yang mana gue kemungkinan besar bakal melahap habis bahan presentasi itu SENDIRIAN. Dan akhirnya hal itu pun terjadi. Dea sms gue katanya dia ga bisa kekampus karna kondisinya yang ga memungkinkan. Oke, baiklah. Kali ini gue bakal hadepin itu semua SENDIRIAN.
Dengan mengumpulkan kekuatan yang ada, gue berusaha keras buat BERJUANG SENDIRI. Gue mulai baca2 bahan presentasi bagian dea. Satu demi satu gue baca, masuk ke lembar kedua...ketiga...cukup! Gue bingung. Alhasil gue cuma bermodalkan semangat yang udah hampir ga ada. Tapi beruntungnya gue, gue ternyata masih punya temen2 yang lain.
Mereka bilang, "Tenang aja Bil, kita nanti bantuin kok."
Trus gue jawab, "Lah gimana cara bantuinnya?"
"Nanti kita bantuin jawab kalo lu ditanya macem2 sama dosennya."
Huuaaaa :') *terharu*
Dan ternyata, masalah ga berhenti sampe disitu. Tiba2 gue keinget sama laptop! Gimana bisa presentasi kalo ga ada laptop. Matilah gue. Langsung aja gue nanya temen2 gue, pada bawa laptop apa engga. Finally, I found it!! Ternyata ada temen gue yang bawa laptop. Huaa lega gue..
Gila, ternyata ada yang peduli sama gue juga hehe. Thanks a lot my friends!! :D
Yaa singkat cerita gue mulai presentasi bla...bla...bla. Dan dosennya pun kasih pertanyaan yang cukup banyak. Bahkan saking banyaknya, ada pertanyaan yang ga penting ditanyain juga. Kan waktu itu gue bilang ada suatu kasus yang lagi hot gitu, eh dosennya langsung nanya yang aneh2 tentang hot itu. Gue ditanyain gini,
Dosen: "Menurut kamu, mana yang lebih hot. Jupe atau Depe?"
Buset pertanyaannya ckck. Otomatis seisi kelas langsung terbahak2. Gue saking polosnya nyoba jawab.
Gue: "Hmm kalo menurut saya ya pak....."
Belum selesai gue ngomong, langsung dipotong sama temen gue yang niat mau bantuin gue. Mereka bilang kalo pertanyaan yang begitu mah ga usah dijawab. Trus gue cuma ngangguk2 aja. Gue pikir itu mesti dijawab haha. Dan lagi, seisi kelas membahana.
Yaa akhirnya selama 1 jam 43 menit, kurang lebih, gue presentasinya. Hmm lama juga ya? Data itu gue dapet dari jam pas dea sms gue tepat sebelum gue mulai presentasi dan pas gue keluar kelas pas udah selesai presentasi. Yaa mungkin lebih tepatnya sekitar 1 jam 30 menit kali yaa hehe.
Wah ga terasa ternyata lama juga gue berdiri depan kelas dengan gaya yang sok tau, ngejelasin ke temen2. Gue sendiri ga yakin mereka pada ngerti apa yang gue omongin hahaha. Tapi gapapa, yang penting gue berhasil melewatinya dengan...yaa not bad lah. Presentasi gue, setelah dinilai sama dosennya dapet 75 hehehe. Mungkin itu kecil menurut temen2, tapi menurut gue itu sebuah hasil yang lumayan lah kalo diliat dari skill gue yang seberapa ini ahaha.
Begitu selesai kelas, gue langsung kasitau dea kalo kita dapet 75. Gue tuh ngasitau nya dengan cukup antusias lah kalo boleh dibilang. Tapi ternyata, gue ga dapet respon yang sama dari dea. Sampe sekarang dia ga bales2 sms gue.
-hening-
Haha tapi gapapa, yang penting gue berhasil melakukan presentasi kali ini dengan cukup baik, walaupun harus "berjuang sendirian".
So, I was the "SINGLE FIGHTER"
:D
Pertama, gue masuk kuliah. Eh...bukan deh, itu mah udah biasa. Jadi yang ga biasa adalah yang gue lakuin pas kuliah. Hmm...ya actually i have a presentation! Kayanya agak aneh ya kenapa sebuah presentasi bisa membuat gue deg2an. Padahal buat mahasiswa lain mah, presentasi udah biasa buat mereka, sangat biasa malahan. Dan gue malah ngerasa deg2an ckck. Yaa maklum lah selama ini gue bukan sebuah motor yang mampu menggerakkan kinerja mesin. Yang biasa gue lakuin itu hanya lah menjadi knalpot, yang kadangkala membuat orang lain yang ada di belakang ngomel2 akibat knalpot yang ngebul itu. Mungkin karna ga pernah di uji emisi kali yaa ahaha.
Pas pertama kali disusun jadwal presentasi gue kebagian kelompok sama dea. Kita dapet urutan maju ke-8, alias chapter 8. Itu pun gue udah bersyukur bisa dapet kelompok dan dapet giliran maju. Biasanya mah mana ada yang mau sekelompok sama gue ahaha #ngenes.
Pas abis dapet kelompok, gue sama dea langsung makan...eh bukan, gue sama dea langsung nyatet jadwal maju nya kapan hehe. Trus abis itu janjian mau nyusun bahan2 buat presentasi. Sebenernya sih masih lama majunya, tapi ini cuma sekedar formalitas aja, soalnya nyusun bahan presentasi juga seminggu sebelum maju huahahaha.
Akhirnya kelompok 1 maju, 2...3...4...5...6...7...dan 8! Tiba saatnya buat kelompok gue maju haha. Gue sama dea mulai nyusun bahan presentasi, ngeprint segala macem. Akhirnya...kelar juga bahannya hehe. Nah pas hari senin pagi, pas gue bangun gue tiba2 keinget sama laptop. Maksudnya mau pake laptop punya siapa, soalnya kalo laptop gue entah kenapa ga mau muncul pas ditampilin di lcd. Dan ternyata si dea punya pikiran yang sama kaya gue. Dia nanyain tentang laptop juga. Setelah didiskusiin akhirnya diputuskan bahwa dea yang bawa laptopnya haha. Oke gue udah agak tenang.
Entah kenapa gue hari itu pengen banget dateng agak pagian walaupun mulai kelas itu jam 11. Gue udah sampe kampus tuh jam setengah 10 haha. Suatu hal yang cukup jarang terjadi kalo gue dateng kekampus lebih cepat satu setengah jam! Applaus dulu dong buat gue ahaha *prokprokprok :D
Eiya gue baru inget kenapa gue dateng lebih awal. Jadi ternyata gue hari itu, jam 11 itu, gue ada UTS!! Iya, UTS. Tapi untungnya gue udah sempet belajar sedikit pas malemnya huehehe. Dengan waktu yang masih panjang itu, gue manfaatkan buat belajar haha (sok rajin).
Sesaat sebelum UTS berlangsung, gue dapet kabar yang ga enak. Salah satu partner presentasi gue hari itu, si dea, eh...emang cuma satu deng hehe, gue dapet kabar kalo dia kecelakaan!!! Katanya kecelakaan motor gitu. Jadi motor yang ditumpangin dia sama temennya itu ditabrak dari belakang sama mobil. Dia sama temennya jatoh dan lecet2, memar, lebam, gitu2 lah. Otomatis gue langsung panik ya kan. Gue panik karna 2 hal, pertama karna dia kecelakaan. Dan gue waktu itu ga tau gimana kondisinya. Gue sempet mikir mau langsung besuk dia di rumah sakit (agak lebay juga sih), tapi gue mengurungkan niat itu hehe. Dan yang kedua, gue mikirin gimana gue nanti presentasi kalo dea ga ada huhuhu.
Singkat cerita gue berhasil melewati UTS dengan...yaa gitu deh haha. Gue rada ga konsen juga sih karna mikirin gimana nasib gue nanti pas presentasi. Beberapa temen gue nanyain nanti gue maju presentasi sama siapa. Lah gue mikir dalam hati, yaa karna dea ga ada, udah pasti gue maju sendirian laaahh ckck. Gue jadi bingung sendiri sama pertanyaan yang diajukan temen gue *garukpala.
Yaa sambil nunggu gue masuk kelas buat presentasi itu (jadwal kelasnya siang), gue bukannya belajar buat nyiapin bahan, yang mana gue kemungkinan besar bakal melahap habis bahan presentasi itu SENDIRIAN. Dan akhirnya hal itu pun terjadi. Dea sms gue katanya dia ga bisa kekampus karna kondisinya yang ga memungkinkan. Oke, baiklah. Kali ini gue bakal hadepin itu semua SENDIRIAN.
Dengan mengumpulkan kekuatan yang ada, gue berusaha keras buat BERJUANG SENDIRI. Gue mulai baca2 bahan presentasi bagian dea. Satu demi satu gue baca, masuk ke lembar kedua...ketiga...cukup! Gue bingung. Alhasil gue cuma bermodalkan semangat yang udah hampir ga ada. Tapi beruntungnya gue, gue ternyata masih punya temen2 yang lain.
Mereka bilang, "Tenang aja Bil, kita nanti bantuin kok."
Trus gue jawab, "Lah gimana cara bantuinnya?"
"Nanti kita bantuin jawab kalo lu ditanya macem2 sama dosennya."
Huuaaaa :') *terharu*
Dan ternyata, masalah ga berhenti sampe disitu. Tiba2 gue keinget sama laptop! Gimana bisa presentasi kalo ga ada laptop. Matilah gue. Langsung aja gue nanya temen2 gue, pada bawa laptop apa engga. Finally, I found it!! Ternyata ada temen gue yang bawa laptop. Huaa lega gue..
Gila, ternyata ada yang peduli sama gue juga hehe. Thanks a lot my friends!! :D
Yaa singkat cerita gue mulai presentasi bla...bla...bla. Dan dosennya pun kasih pertanyaan yang cukup banyak. Bahkan saking banyaknya, ada pertanyaan yang ga penting ditanyain juga. Kan waktu itu gue bilang ada suatu kasus yang lagi hot gitu, eh dosennya langsung nanya yang aneh2 tentang hot itu. Gue ditanyain gini,
Dosen: "Menurut kamu, mana yang lebih hot. Jupe atau Depe?"
Buset pertanyaannya ckck. Otomatis seisi kelas langsung terbahak2. Gue saking polosnya nyoba jawab.
Gue: "Hmm kalo menurut saya ya pak....."
Belum selesai gue ngomong, langsung dipotong sama temen gue yang niat mau bantuin gue. Mereka bilang kalo pertanyaan yang begitu mah ga usah dijawab. Trus gue cuma ngangguk2 aja. Gue pikir itu mesti dijawab haha. Dan lagi, seisi kelas membahana.
Yaa akhirnya selama 1 jam 43 menit, kurang lebih, gue presentasinya. Hmm lama juga ya? Data itu gue dapet dari jam pas dea sms gue tepat sebelum gue mulai presentasi dan pas gue keluar kelas pas udah selesai presentasi. Yaa mungkin lebih tepatnya sekitar 1 jam 30 menit kali yaa hehe.
Wah ga terasa ternyata lama juga gue berdiri depan kelas dengan gaya yang sok tau, ngejelasin ke temen2. Gue sendiri ga yakin mereka pada ngerti apa yang gue omongin hahaha. Tapi gapapa, yang penting gue berhasil melewatinya dengan...yaa not bad lah. Presentasi gue, setelah dinilai sama dosennya dapet 75 hehehe. Mungkin itu kecil menurut temen2, tapi menurut gue itu sebuah hasil yang lumayan lah kalo diliat dari skill gue yang seberapa ini ahaha.
Begitu selesai kelas, gue langsung kasitau dea kalo kita dapet 75. Gue tuh ngasitau nya dengan cukup antusias lah kalo boleh dibilang. Tapi ternyata, gue ga dapet respon yang sama dari dea. Sampe sekarang dia ga bales2 sms gue.
-hening-
Haha tapi gapapa, yang penting gue berhasil melakukan presentasi kali ini dengan cukup baik, walaupun harus "berjuang sendirian".
So, I was the "SINGLE FIGHTER"
:D
Sabtu, 24 Maret 2012
Terbang
Entah kenapa gue hari ini berasa capeeeeekk bangeet. Rasanya tuh badan susah banget buat diajak gerak. Bawaannya pengennya tidur mulu (ah itu mah emang kesukaan gue haha).
Kalo dipikir2 sih kayanya mungkin gara2 kemaren. Hm jadi tuh kemaren gue seharian banyak banget aktivitasnya huahua (berasa sibuk) padahal mah cuma gitu2 doang hehe :p
Oke lah gue ceritain.
Hm jadi gue kemaren pas orang2 lagi pada liburan Nyepi (eiya selamat hari raya Nyepi buat temen2 yg merayakan yaa..), gue mesti siap2 buat ngisi vocal grup di nikahan temen gereja gue hehe. Jadi pagi2 udah mesti bangun. Waktu kemaren itu acaranya jam setengah 8, makanya gue masang alarm jam setengah 6. Dan gue pun bangunnya jam....7! Haha gue emang gila deh. Agak2 susah kalo disuruh bangun pagi. Padahal disuruh kumpul di gereja itu jam 7, tapi gue bangunnya malah jam 7 ckck -_-
Yaa singkat cerita gue sampe gereja setengah 8. Tapi syukurnya acara pemberkatannya belum mulai. Ternyata pengantinnya belum dateng. Hmm gue ternyata ada temen telat hahaha. Ga berapa lama pengantinnya dateng dan acara pun berlangsung dengan baik. Habis ibadah pemberkatan itu, seperti biasa, ada resepsinya!! hahaha. Salah satu bagian paling menarik dari sebuah acara pernikahan hehe :D
Eh tapi resepsinya itu jam 1 siang, sedangkan ibadah selesai jam setengah 10. Jadilah gue balik dulu, maksudnya pengen leyeh2 gitu hehe. Pas gue lagi tiduran dirumah, tiba2 gue dikasitau kalo suruh siap2 buat ke tempat resepsinya. Ah ini dilema banget buat gue. Antara melakukan salah satu hal yang gue suka, yaitu tidur sama mengisi perut yang sudah keroncongan yang belum diisi dari pagi gara2 bangun kesiangan haha. Akhirnya gue milih opsi kedua hehe.
Akhirnya perut gue udah ga teriak2 lagi setelah dimasukin beberapa makanan enak haha. Nah trus agenda gue selanjutnya itu, ada persekutuan doa pemuda jam 5 sore. Sedangkan itu baru jam 3. Mau pulang nanggung banget. Hm akhirnya gue putuskan untuk putus (*loh?) eh bukaan, itu mah judul lagu haha. Akhirnya gue nunggu aja di gereja sama temen2 gue yang lain, tidur2an, nyanyi2, ngobrol2 segala macem haha. Akhirnya ga berasa udah jam 5 dan gue pun melaksanakan PD.
*brb, lagi persekutuan doa*
Nah abis PD selesai gue pun langsung balik ke rumah dan langsung mandi, soalnya laper banget..eh salah, soalnya udah gerah hehe. Sambil nunggu ngantuk gue nonton tipi, mulai dari nonton idol2an sampe nonton dialog bacagub hehe. Tapi udah keburu ketiduran hahaha.
Nah paginya disaat gue masih ada di bawah sadar, tiba2 gue kebangun gara2 ada sms dari temen. Akhirnya gue bales dan sialnya gue malah keluar kamar. Alhasil gue 'disapa' nyokap gue hehe. Gue disuruh ngetik, ngeprint, benerin radio, benerin kipas, potokopi, dll. Walah, langsung dapet 'sarapan' lezat ini mah haha -_- tapi gpp, buat nyokap gue, apa sih yang engga haha #anakberbakti.
Abis selesaiin semua tugas, gue pun kembali ke tempat gue bernaung sebelumnya...kasur!! haha. Iyaa, gue tidur lagi loh ahaha :p gue tidur sampe sore sebelum akhirnya dibangunin nyokap buat anterin dia ke gereja. Astaga, lagi2 gue bangunnya 'kepagian' haha. Akhirnya gue anterin sekaligus nungguin nyokap yang lagi ada PD di gereja. Karena di gereja sepi, jadilah gue kaya satpam gereja, yang nungguin motor2 yang lagi diparkir sambil kasitau warga gereja yang baru dateng haha.
"Hmm kayanya ada yang aneh deh"
"Apanya yang aneh?"
"Hubungannya sama judul apaan?"
Oiya haha gue baru inget. Iya jadi kenapa judulnya itu "terbang"?
Jadi gini, pas gue lagi tidur yang pagi2 itu, yang kebangun gara2 sms itu, gue sebelumnya itu lagi mimpi. Nah mimpi gue itu ceritanya gue bisa terbang gitu haha. Agak aneh kali ya? Tapi entah kenapa gue seneng banget kayanya di mimpi itu. Gue nunjukin ke orang2 kalo gue bisa terbang. Gue bisa liat semuanya dari atas. Mulai dari orang2, sampe rumah2 semuanya keliatan dari atas. Nah tapi sampe suatu saat gue sama temen2 gue (gue ga tau siapa aja, ga kenal kayanya haha) sampe di suatu rumah gitu. Tapi rumahnya itu kaya angker gitu. Dan gue pun nyoba buat melakukan penyelidikan hehe. Gue kiterin rumah itu dari atas (soalnya kan gue bisa terbang haha), tapi ga nemuin apa2. Sampe akhirnya gue nyerah dan bilang ke temen gue kalo gue mau balik. Dan akhirnya gue terbang lagi dan....hape gue bunyi. Sial! haha. Trus gue sempet cerita ke nyokap tentang mimpi gue itu, dan ternyata respon nyokap gue malah bilang kalo gue kaya anak kecil yang mimpi terbang gitu. Jleb! Gue langsung mikir, bener juga ya. Dulu kan kalo anak kecil suka sama superhero yang bisa terbang, trus suka diikutin adegan terbangnya. Ah, ngerusak kebahagiaan gue aja haha.
Hmm mungkin temen2 ada yang pernah ngalamin mimpi terbang itu juga ya? Dan gue pun setelah gue inget2, gue mimpi terbang itu selama beberapa kali, jadi ga cuma sekali ini. (Trus kenapa bil??) Yaa ga kenapa2 juga sih hehe. Cuma mau cerita aja kalo kita tuh sebenernya sadar apa engga ada kebahagiaan tersendiri kalo bisa terbang. Kalo di dunia fotografi kita kenal dengan istilah levitasi. Eh tapi itu bukan berarti gue ngerti fotografi. Gue mah cuma tau itu doang hahaha :p cuma sok2an aja, gara2 waktu itu baca koran tentang levitasi gitu hehe. Jadi levitasi itu teknik pengambilan foto dimana kita terlihat seolah2 terbang. Begitu..
Trus bukti lain kalo terbang itu keren, bisa diliat dari respon seorang kiper pas nepis bola. Kalo kiper nepis bola yang nyusur tanah, keliatannya ga begitu 'wah'. Tapi giliran dia nepis bola lambung, baru deh keliatan 'wah'nya. Soalnya dia nepisnya sambil terbang gitu. Eh nyambung ga yaa?? haha ya pokoknya kita pasti ngerasa keren kalo lagi terbang, itu intinya hehe.
Yaa gue sih cuma mau bilang, kalo terbang jangan tinggi2 biar kalo jatoh ga terlalu sakit. Biar ga jatoh, makanya terbangnya hati2.
*mikir keras maksud tulisan di atas*
Senin, 16 Januari 2012
Hectic But Full of Blessing
Haloooo.....
Merry Christmas 2011 and Happy New Year 2012 yaa :D *tiup terompet*
Yaa biarpun udah lewat lamaaaaaaa bangeeeeeet, ga ada salahnya dong kalo gue masih ngucapin hihihihi :p
Hmm udah lama juga ya gue ga update ini blog, terakhir ituu.... yaa liat aja postingan di bawahnya deh hehe. Oiya november hahaha.
Dari akhir tahun lalu sampe awal tahun ini gue emang rada sibuk gitu huehue. Eh tapi ini beneran sibuk loh, sibuknya maksimal!! fiuh capek -_- entah kenapa semua datang bertubi-tubi dan ga ngasih gue kesempatan buat merasakan segarnya udara bebas. Mulai dari UAS sampe tugas2 yang numpuk sampe setinggi langit, semuanya dengan tidak sopan datang ke gue. Bilang permisi dulu kek apa kek haha. UAS kali ini lumayan susah loh, gue aja sampe pegangan saking bingungnya ehehe. Trus belum lagi tugas yang deadline nya mepet banget. Gue kalo udah diforsir (kaya nama situs download lagu?) kaya gini bawaannya jadi pusing. Gue kaya cucian yang lagi diperes2 haha. Trus belum lagi acara perayaan natal di gereja, trus urusan pmw. Duhh gue mau pingsan rasanya huuaaaaaa :(
Tapiiii gue punya Tuhan yang memampukan gue buat ngejalanin semuanya. Dari awal gue yakin kalo semuanya pasti bakal selesai, semuanya pasti bisa dilewatin. Dan ternyata...hal itu emang terjadi. Kalo omongin soal hasilnya, itu mah udah urusan Tuhan aja. Gue akuin kalo selama ini gue masih kurang persiapan, nah makanya gue cuma bisa berdoa dan nyerahin semuanya. Tapi namanya juga manusia, gue tetep berharap dapet yang bagus hehe. Yaa semoga gue masih dikasih yang bagus, amiiiinnn!!
Oiya ngomongin perayaan natal di gereja gue, gue bener2 bersyukur soalnya acaranya boleh berjalan cukup baik, walaupun masih ada kekurangan disana sini. Tapi overall Tuhan yang menyempurnakan :D acara itu bener2 nguras semuanya. Sampe sebagian panitia ga bisa tidur cukup buat nyiapin itu acara. Mereka nyiapin dari pagi sampe malem. Pokoknya gue salut deh sama temen2 panitia yang bener2 bekerja buat Tuhan. Good job guys :D you've done the best for God. Bless you all!
Nah trus gue sama temen2 gereja dapet kabar kalo ada warga yang sakit. Akhirnya gue sama temen2 ngejengukin. Ada 2 warga yang gue jenguk. Dari 2 warga itu, gue jadi mikir sendiri. Betapa gue masih dikasih berkat kesehatan yang luar biasa. Tapi gue jarang buat bersyukur buat itu. Gue sakit dikit, ngeluh. Bahkan gue juga ga ngerawat diri gue sendiri dengan baik. Di saat orang2 pengen dapet kesembuhan ataupun kesehatan, gue malah "hambur2in" berkat itu. Bless them God!
Hmm tapi dari situ gue belajar untuk bisa KEBEMENTUBAN (KEbersamaan, BErbagi, MENgasihi, membanTU, pengorBANan) :)
(Roma 11:36 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!")
Langganan:
Postingan (Atom)
