"Aku terbangun dari tidurku. Aku masih setengah sadar ketika aku merasa berada di tempat yang berbeda. Aku kaget. Aku bingung. Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi. Semua berjalan seperti begitu saja, diluar akal sehat.
Aku lihat sekitar mencari petunjuk yang mungkin bisa kudapatkan. Aku lihat di depan, samping kanan, samping kiri, belakang, atas, dan juga bawah. Namun tidak kutemukan apa-apa. Semua kosong. Aku mulai berdiri dan berjalan. Maksudku ingin mengetahui apa yang sedang terjadi.
Tapi ahh...kakiku! Aku merasa kakiku sangat berat untuk melangkah. Aku berusaha sekuat tenaga untuk tetap berjalan. Namun semakin kuat usahaku untuk melangkah, kakiku semakin sulit untuk berjalan.
Aku menyerah....
Ku putuskan untuk tetap di sini, sambil berharap ada petunjuk yang bisa dilihat. Suatu ketika hatiku berkata untuk terus berusaha dan berusaha. Aku mulai berpikir bagaimana caranya untuk bisa keluar dan mengetahui apa yang sedang terjadi. Waktu terus berjalan dan aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.
Akhirnya aku mencoba lagi untuk berjalan. Kali ini tidak hanya berjalan, tapi berlari. Ya berlari! Mungkin itu bisa membuat aku keluar dan mencari tahu tentang hal ini. Perlahan ku ayunkan kaki ini. Terasa berat. Lalu ku ayunkan kakiku yang satu lagi. Masih berat. Kaki ini terus ku ayunkan berulang-ulang dan akhirnya...berhasil!!
Aku berhasil berlari!!! Eh tapi kenapa aku tidak bergerak? Aku seperti diam di tempat. Lalu aku lihat ke bawah, dan ternyata tanah yang ku pijak juga bergerak, tapi berlawanan arah. Aku berlari dan terus berlari. Pelan-pelan aku mulai bergerak dan terus bergerak.
Dan akhirnya aku sampai di suatu tempat. Tapi aku tidak mengenali tempat ini. Tempat ini seperti sebuah taman yang indah, dengan banyak bunga bermacam jenis. Juga ada kupu-kupu yang terbang dan hinggap di bunga-bunga itu. Bunga itu tampak sangat menggoda. Juga kupu-kupu nya. Aku menghampiri dan mencoba untuk memetiknya. Aww!! Tanganku terkena duri. Tanganku berdarah. Lalu aku coba untuk mencium bunga itu. Ahh!! Ada lebah di bunga itu dan dia menyengat hidungku. Aku raba hidungku dengan tanganku, tapi darah semakin mengalir dengan deras dari tanganku. Darah mulai membasahi mukaku.
Aku pergi mencari air untuk mencuci tangan dan mukaku. Kemudian aku menemukan air mancur kecil di tengah taman itu. Segera aku cuci tangan dan mukaku. Sudah sedikit lebih baik sekarang.
Kemudian aku tersadar kembali bahwa aku berada di tempat yang asing. Aku mencari petunjuk. Aku berharap ada orang disekitar sini yang bisa memberitahu dimana aku berada. Nah, ada orang yang sedang berjalan-jalan di taman itu. Aku mencoba menghampiri. Tapi dari arah depanku tiba-tiba ada segerombol orang yang berlari dan tampaknya menuju ke arahku. Ku lihat mereka seperti ingin menangkap dan membunuhku. Aku lari berusaha kabur agar tidak ditangkap. Aku berlari sekencang-kencangnya.
Hah..hah..hah. Nafasku tersengal-sengal begitu aku berhenti di suatu tempat. Kemudian aku melihat sekitar. Ini seperti sebuah istana. Istana yang begitu megah dan indah. Istana dengan gerbang yang terlihat sangat kokoh. Belum pernah aku melihat yang seperti ini. Aku mencoba untuk masuk. Tapi gerbang terkunci. Aku berusaha membukanya, tapi tetap tidak bisa. Lalu aku mencoba untuk memanjat gerbang itu. Begitu di atas, aku melihat istana itu. Aku berpikir mungkin orang-orang di istana ini bisa memberitahu dimana aku berada.
Kemudian aku melihat salah satu pelayan istana. Aku menghampirinya. Belum keluar sepatah kata, tiba-tiba penjaga istana datang mengerubungi aku. Aku ditangkap. Aku berusaha untuk berontak, tapi tidak bisa. Postur mereka lebih besar dari aku. Lalu aku dibawa ke sebuah tempat seperti penjara. Tapi letaknya terpencil dan cukup gelap di sudut istana. Aku dimasukkan ke penjara tanpa aku bisa bicara sedikitpun.
Di dalam penjara ternyata aku tidak sendiri. Ada satu orang juga disitu. Aku mencoba untuk berbicara dengannya. Namun tiba-tiba dia berontak dan memukulku dengan membabi buta.
Aku pingsan, tidak sadarkan diri."
Gw ga tau apa-apa. Gw ga tau apa yang sedang terjadi. Gw bingung. That's it.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar